Perbezaan Antara Riya’ dan Ujub
- Definisi:
- Riya’: Menunjukkan amal ibadah atau kebaikan kepada orang lain dengan tujuan mendapat pujian atau pengiktirafan manusia.
- Ujub: Merasa bangga diri (takjub) atas amalan atau kelebihan diri sendiri sehingga lupa bahawa semua itu adalah kurniaan Allah SWT.
- Sasaran:
- Riya’ melibatkan orang lain (ingin dilihat/dipuji).
- Ujub berpusat pada diri sendiri (merasa hebat tanpa memikirkan orang lain).
- Kesan Akidah:
- Kedua-duanya merosakkan keikhlasan, tetapi:
- Riya’ lebih berkaitan dengan syirik khafi(tersembunyi) kerana menggantung nilai amal pada pandangan manusia.
- Ujub boleh membawa kepada takabbur(sombong) dan meremehkan orang lain.
- Dalil:
- Riya’:“Barangsiapa menunjuk-nunjukkan amalnya (riya’), Allah akan mempertontonkannya (di Hari Kiamat).”(Hadis Riwayat Bukhari & Muslim).
- Ujub:“Tiga perkara yang membinasakan: … dan ujub (kagum diri) yang melalaikan.” (Hadis Riwayat Baihaqi).
- Contoh:
- Riya’: Solat dengan khusyuk hanya ketika ada orang melihat.
- Ujub: Merasa diri lebih alim sehingga memandang rendah usaha orang lain.
Nasihat:
- Bertaubat jika terdetik riya’ atau ujub, dan istiqamahmemohon perlindungan Allah:“Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari menyekutukan-Mu sedangkan aku mengetahuinya, dan aku memohon ampun atas apa yang tidak aku ketahui.”(Doa Nabi SAW).
Rujukan:
- Kitab Ihya’ Ulumuddin (Imam Al-Ghazali) - Bab Bahaya Riya’ dan Ujub.
- Fatwa JAKIM berkaitan Akidah dan Akhlak.
Semoga Allah SWT membersihkan hati kita dari segala penyakit batin.
Tiada ulasan:
Catat Ulasan